Wednesday, May 6, 2009

THE TRUTH, THE WHOLE TRUTH AND NOTHING BUT THE WHOLE 'FUCKING' TRUTH.

Macam court pulak.

I aint a lawyer, but at times, I argue like one. Especially when it comes to matters like what I have written in my past entries.

Never had any wet nor dry or suam suam basah dream to be one, sebab aku tak suka tengok paper work. Dan aku rasa kat Malaysia lawyer dah oversupplied. Betul ker? Well, that I have to ask the Malaysian Bar Council or someone close by. Any takers? Mana budak padang pasir tu? Saman baru tau..

Dulu kecik kecik tak pernah ada cita cita. My cita cita during sekolah rendah adalah mengikut apa yang terlintas pada fikiran. Tak boleh nak pikir what gonna happen in future. We can never predict the future.

Dan terkejut gak apa keja aku sekarang ni? Hahaha.

Sebab things can be baik baik belaka di depan mata ketika ini, tetapi kita tak tahu what awaits us. And, crisis management is very important. How to handle crisis.

And there are times that kita berdepan dengan manusia yang tak tahu handle crisis and panicked. When they are in that situation, mereka akan cuba menjustifikasikan apa jua perkara tidak relevan untuk menghalalkan perbuatan mereka, yang sememangnya sudah memang tanpa cap halal dari awalnya.

And when that normally happens, (read: selalunya) I will go to the core or root of the issue and argue. Dan menggunakan fakta fakta rasionalnya. Today, aku tahu, aku lebih pandai argue menggunakan mulut dari jari. Mungkin sebab jarak antara mulut dengan akal aku lebih dekat kot. Kena cari formula ni..

But there will definitely be times, bila kita cuba argue dengan penuh bijaksana dan cerdiknya, kita terpaksa argue dengan orang yang bodoh, bangang, dangkal dan keji argumentnya.

Seperti semua orang tau, when you fight, fight fairly. Fight about the issue at hand. That will help secara rasionalnya untuk mencari jalan penyelesaian. If you think you have made a mistake, admit it, say sorry and life continues. But if you think you such a pig-headed, well, you don't have to do that at all. You can always opt to sinetron-ism which I believed, you are good at it. And you may twist and turn the facts and try your best to get away with it.

Namun, pastinya ada ketikanya golongan yang sukar untuk argue secara rasional akan menggunakan taktik dramatic, sinetron dan pelbagai lagi, untuk mengaburi mata mereka yang mendengar. Dan biasanya taktik ini menjadik. Namun, sooner or later, the truth, the whole truth and nothing but the truth akan diketahui jua.

Sebab tu, apabila berlaku argument, avoid from being dramatic or sinetron-ism. That is, of course, provided if you are mature, ada akal dan yang paling penting tidak cuba menyembunyikan kesalahan anda. Because if you do that, retaliation will damn worst than you could ever think of.

Sinetron-ism inilah yang akan menjadikan isu utama tersasar dari subjek utamanya. And that sucks. Yes, some would say what the fuck, what the fuck. Disclaimer: My blog. So fuck it.


Satu contoh yang fucking true about not being rational. Perlu ke?

Dan akhirnya, seriously, you will be clouded / messed up with things that are not relevant at all.

So fuckers, stay on the track, and argue fairly and stick to the issue shall we.

If not, I am gonna stick my brand new iphone into your mouth. 16GB that is. Ehem. Free. Thank you Maxis. Now I am imagining brandishing my new iphone with a girlfriend. Err, macam tak best jek.. lainlah kereta Ferrari ke, Lambo ke.. ermm fuck lah.

Celcom? Sampai aku masuk kubur pun tak akan dapat. Thank you Celcom.

Dan ini, cadangan untuk argument yang penuh dengan sinetron-ism.



Even that, fight fairly, ok. Jangan attack bahagian yang mampu membantutkan juniors.

6 replies:

mizzyN said...

this post reeks of kipasan celcom dan juga sinteronism.

Being dramatic can turn the issue away from me sometimes, tapi lepas tu nyesal sebab too emosional. hihi.

Zakiah Ponrahono said...

Kau lagi drama...

tulis berjela-jela... subject matter tak clear langsung...

muahahahahaha

patutlah kau kerja TV3. walaupun kau takder spm, tapi TV3 tukan pak sedara kau yang punya walau pak sedara kau tu tak pernah tahu kau kerja TV3. Janji ada anak dara amik gambar kau tengah rewang basuh pinggan kira glemer arr..

muahahahaha

Obefiend said...

confused jap

apa ni? sinteronism? wat wat? blank jap. btw.... Chuck Liddel mmg lagi macho dari Tito Ortiz..

btw

aku argue dengan mulut gak.. senang. kalau tak puas hati je terus jerit

"WATEVERRRRRRR"

LOL cam betina kabaret

Desert Rose said...

Eh fees aku tak mahal , kalau ko nak engage aku, 3 juta dahla, meh sini aku representkan ko , bukan saja sinetronism siap ada telenovelaism yg bombastic skali.

In short, buang masa argue ngn mangkuk hayun, tak yah tensen2 la labuu.

mizzyN said...

sinetronisme, let me correct myself.

ARA Lindungan Bulan said...

ur entry ini pn dh cukup dramatic

;P

DISCLAIMER FOR THE IDIOTS.

Dear idiots and faggots, if you think you can win a fight over internet, you are at the right place. Altho, I am NOT writing to represent any of my employers, you may at any time throw your tantrum here and be willingly ready to be eaten by us. If you know the law better, leave defamation comments because I am not gonna be fucking responsible of your acts here. If you feel offended of my writings, you are a faggot. And you listen to Justin Bieber rite? Ok, you are a faggot.